Video Minyak Lintah Asli Dan Anatomi Tubuh Lintah Yang Harus Diketahui - Video seputar minyak lintah asli kalimantan untuk mempermudah bagi anda mengenal lebih jauh tentang minyak lintah yag benar-benar asli.

Sejauh ini anda mungkin agak kebingungan ketika mencoba browsing di internet mencari minyak lintah asli dan yang anda dapatkan aneka ragam minyak lintah segala merk yang semuanya mengklaim asli.

Itulah pasar, ramai dengan aneka jenis jualan produk yang dari semua itu tentu ada yang asli kualitas terbaik dan juga pasti ada juga yang palsu kualitas rendah.

Berikut ini adalah beberapa video minyak lintah asli buatan kalimantan selatan




Khasiat Minyak Lintah Dan Budidaya Lintah

Khasiat Dan Manfaat Minyak Lintah Untuk Pria
  • Memperbesar alat vital pria secara alami bertahap dan permanen
  • Menambah memaksimalkan ukuran panjang penis
  • Mengatasi ejakulasi dini dan lemah syahwat
  • Menambah ketebalan kulit penis sehingga tidak mudah nyilu walaupun berhubungan intim berulang kali
  • Menambah panjang durasi orgasme pria
Harga Minyak Lintah Asli Kalimantan

Minyak lintah ukuran 25 ml Rp. 350.000 perbotol

Anatomi Tubuh Lintah
Secara umum, lintah berbadan leper, mempunyai 34 gelang dan penghisap pada ujungnya.Ukuran biasa adalah 50 mm dan bahkan mencapai 30 cm.Seekor lintah mungkin mengambil waktu antara 15 hingga 30 menit untuk menyedot darah dari badan manusia.

Dalam tempo waktu tersebut ia dapat menghisap kira-kira 2.5 sehingga 5.5 gm darah. Kuantiti darah tersebut sudah cukup bagi lintah untuk bertahan selama 6 bulan. Pada air liur lintah terdapat sekurang-kurangnya 15 jenis zat aktif. Di antaranya ialah sejenis zat yang sama seperti yang terkandung di dalam putih telur.

Zat aktif yang terdapat dalam air liur lintah diantaranya Hirudin, Hyaluronidase, Pseudohirudin, Destabilase, Apyrase, Bdellines, Eglines, Kininases, Histamine, Collagenase, Prostanoids, lintah, Proteases, Lipolytic enzymes.

Ciri- ciri Lintah (Hirudinea) Struktur Lintah (Hirudinea)

Panjang tubuh mencapai 30 cm Tubuh dilindungi oleh lapisan kutikula Tubuh relatif pipih Tubuh terdiri dari 34 segmen Tidak mempunyai parapodia dan setae Mempunyai alat penghisap (sucker) di bagian anterior maupun posterior Bersifat hermafrodit Habitat: air tawar dan darat

Hewan ini tidak memiliki parapodium maupun seta pada segmen tubuhnya. Sekalipun dikenal dengan nama umum lintah pengisap darah, bagian terbesar di antaranya tidak hidup sebagai ektoparasit. Tubuhnya pipih. Ukuran panjangnya dari 1-2cm atau 5cm, walau ada yang mencapai 12cm, bahkan 30cm (Haemanteria ghiliani dari daerah Amazon).

Metamerisme sudah sangat tereduksi: segmen-segmen ujung anterior (biasanya kecil) dan posterior (lebih besar) termodifikasi manjadi alat penghisap yang digunakan untuk menempel dan bergerak. Jumlah segmen tetap, yaitu 34, walau lapisan cincin sekunder di luarnya (annuli) menyamarkan segmentasi primer tersebut. Clitteum dibentuk segmen-segmen IX,X atau XI.

Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan terdiri dari mulut, faring, tembolok, lambung, rektum, anus. Anus terletak pada bagian dorsal. Proses pencernaan penghisap anterior, mulut, faring, tembolok, usus, usus buntu, anus, penghisap, posterior.

Faring otot yang dilengkapi rahang bergigi /probosis berotot

Di kerongkongan tempat isapannya terdapat tiga rahang yang berbentuk seperti setengah gergaji yang dihiasi sampai 100 gigi kecil. Dalam waktu 30 menit lintah bisa menyedot darah sebanyak 15 ml – kuota yang cukup untuk hidupnya selama setengah tahun. Air ludahnya pun mengandung zat aktif yang sekurang-kurangnya berisi 15 unsur. Contohnya, zat putih telur hirudin yang bermanfaat untuk mengencerkan darah, dan mengandung penisilin.

Makanan dan Pencernaan

Lintah hidup sebagai pemakan bangkai/predator, parasit. Predator makan larva, keong, serangga, cacing. 75% penghisap darah, melekat/nempel pada permukaan tubuh vertebrata (ikan-manusia).

Darah dihisap oleh faring otot & menampung dalam tembolok. Enzim saliva (hirudin) mencegah koagulasi darah. Dalam 1 x makan, lintah mengisap darah 10x berat tubuhnya.

Sistem Reproduksi

Monoceous
Betina: 2 ovarium & Oviduct yang berhubungan dengan kelenjar albumin & vagina di median yang bermuara di belakang porus genitalia jantan Tidak ada tingkat larva Lintah membentuk kokon yang mengandung telur yang telah dibuahi & kokon akan diletakkan dalam air/tanah.

Sistem Pernapasan
Lintah menyedut oksigen melalui kulitnya yang lembap. Jika keadaan air kurang oksigen, lintah akan muncul ke permukaan.

Saraf dan Indera
Ruas 5 & 6 terdapat lingkar saraf ganglia: “otak” Alat indera: mata & papilla Mata: fotoreseptor Papilla & sensila: tonjolan kecil pada epidermis. Fungsi: alat peraba & perasa

Cara Order Produk Kami

Pilih produk yang mau di pesan, Tentukan jumlah pesanan, Nama, Alamat Lengkap Sms ke 081250052729 WhatsApp / Line 087816965000.

Atau silahkan pesan langsung via tombol WhatsApp dan SMS di bawah ini. Kami akan langsung merespond pesanan Anda.

WhatsApp SMS BBM

Baca Juga !!!

Ada yang bisa kami bantu? Silahkan kirim pesan.

Facebook Messenger ×